Serat alam yang digunakan untuk pembuatan produk biokomposit dapat mendukung kebutuhan industri akan material yang ringan tapi kuat. Serat tebu merupakan salah satu serat alam yang tersedia banyak di Indonesia. Selain itu riset potensi serat tebu telah sebagai serat penguat matriks polimer telah dilakukan dan penggabungannya pada material plastik dapat meningkatkan sifat mekanisnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi pembuatan komposit serat tebu dalam bentuk prototype package tray. Komposisi dan serat tebu disiapkan mengikuti hasil penelitian sebelumnya di mana serat tebu diberi alkali treatment dalam larutan NaOH 8% berat selama 1 jam dalam suhu ruang. Produk hotpress berupa prototype package tray dievaluasi baik dari segi tampilan fisik maupun sifat mekanis dimulai dari tahap pembentukan preform-nya. Sifat mekanis yang diuji adalah uji flexural, dimana nantinya hasil uji akan dibandingkan dengan pengujian sama dari produk pabrik. Hasil uji flexural pada prototype komposit package tray menunjukkan kekuatan flexural 7.4 MPa, di mana nilai kekuatan ini masih dibawah kekuatan flexural produk woodboard dari industri (35.58 MPa). Evaluasi menunjukkan clustering serat tebu, pencampuran PP dan serat tebu yang belum merata pada prototype serta adhesivitas serat tebu dan PP yang rendah ditambah dengan terjebaknya udara pada saat proses hotpress.