Energi matahari dapat dikonversikan menjadi energi termal dengan menggunakan kolektor
surya maupun menjadi energi listrik dengan menggunakan sel surya/photovoltaic. Radiasi
matahari bersifat menyebar, sehingga memerlukan pengumpul atau pengarah agar lebih fokus.
Ada banyak penelitian yang menggunakan lensa Fresnel untuk mengumpulkan radiasi matahari
pada sel surya. Sedang penelitian lensa Fresnel pada kolektor surya masih terbatas sebagai
concentrator. Makalah ini membahas perancangan dan pemakaian lensa Fresnel sebagai
penutup pada suatu kolektor surya plat datar. Lensa Fresnel komersial hanya memiliki 1 titik
fokus, maka langkah pertama penelitian adalah merancang lensa Fresnel dengan enam titik
fokus. Jarak focus dirancang agar radiasi matahari jatuh ke plat penyerap pada jarak 90 mm dari
lensa Fresnel. Bahan yang digunakan adalah PMMA Polymethyl methacrylate (acrylic) dan
pembuatan profil lensa menggunakan proses tekan. Lensa Fresnel yang dihasilkan berhasil
memiliki titik fokus 90 mm. Lensa Fresnel yang dihasilkan dipasang sebagai penutup pada
kolektor surya plat datar. Hasil yang didapat adalah temperatur plat penyerap dengan lensa
Fresnel lebih tinggi daripada dengan acrylic polos yang sebenarnya lebih bening. Temperatur
maksimum di kiri atas plat penyerap dengan lensa Fresnel dapat mencapai 1.42 kali lebih tinggi
daripada temperatur yang dihasilkan oleh acrylic polos. Temperatur cairan di inlet dan dalam
tangki pada kolektor surya yang menggunakan lensa Fresnel lebih tinggi daripada temperatur
cairan di kedua lokasi yang sama yang menggunakan acrylic polos.